Spirulina Pacifica

Mengenal Spirulina Pacifica yang banyak dicari orang selama ini karena banyak manfaatnya untuk kesehatan spirulina pacifica banyak orang mengenalnya sebagai King of food karena kandungan gizi yang terkandung dalam spirulina pacifica sangat lengkap untuk memenuhi nutrisi tubuh.

SpirulinaSpirulina Pacifica terbuat dari spirulina yang merupakan tumbuhan air mikroalga ( Cyanobacteria ) berbentuk spiral bersel satu yang telah ada sejak 3.5 milyar tahun yang lalu dan juga sudah dikonsumsi oleh suku Aztec kuno di Mexico sejak 5 abad yang lalu. Terdapat kurang lebih 2000 jenis Spirulina di Dunia, dari berbagai penelitian diketahui bahwa Spirulina dari species platensis merupakan spirulina yang aman dan baik dikonsumsi dan memiliki nilai gizi yang sangat tinggi untuk pengobatan seperti gamat luxor.

Spirulina Pacifica merupakan Spirulina dari strain pacifica yang diproduksi oleh Cyanotech di Hawaii, USA. Setiap tahunnya Cyanotech menghasilkan 350 ribu ton spirulina pacifica. Jika dibandingkan dengan spirulina yang dibududayakan di tempat lain, Spirulina Pacifica yang dibudidayakan di Hawaii memiliki kandungan betakaroten yang lebih tinggi.

Keistimewaan Spirulina Pacifica

Spirulina Pacifica

Manfaat Spirulina Pacifica

  • Superfood

Spirulina Pacifica kaya akan zat gizi, mengandung 60% protein nabati, vitamin B kompleks, Asam lemak esensial, Vitamin, mineral dan pigmen alami. zat gizi dalam spirulina pacifica bermanfaat bagi untuk melengkapi kecukupan gizi yang diperlukan oleh manusia setiap hari

  • Meningkatkan daya tahan tubuh

Spirulina Pacifica mengandung phycocianin, klorofil dan polysacarida yang membantu meningkatkan aktifitas unsur-unsur antibodi untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh virus, bakteri, maupun parasit, sehingga tubuh memiliki daya tahan yang lebih kuat.

  • Menyehatkan darah

Spirulina Pacifica mengandung klorofil, Vitamin B 12, Asam folat dan zat besi yang diperlukan untuk pembentukan darah merah. Mengkonsumsi Spirulina secara teratur akan mencegah terjadinya anemia ( kekurangan darah )

  • Antioksidan alami & Anti Kanker

Polusi, Stress, Sinar Matahari, bahan – bahan kimia dan lain lain merupakan sumber radikal bebas. Radikal bebas yang berlebihan dalam tubuh bisa menyebabkan berbagai kerusakan fungsi organ. Spirulina Pacifica mengandung Antioksidan seperti Selenium, Vitamin E, enzyme SOD yang bisa memperkecil resiko kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Phytonutrien dalam spirulina pacifica  ( betakarotein, klorofil, xanthofil, phyocianin ) merupakan anti kanker alami.

  • Detoksifikasi

Klorofil dalam spirulina pacifica akan bekerja membersihkan dan membuang toksin ( racun ) yang berasal dari bahan pengawet makanan, obat – obatan, pencemaran air dan bahan bahan kimiawi yang menumpuk di dalam darah. klorofil juga berguna untuk mengurangi aroma tubuh yang tidak sedap.

Memperbaiki sistem pencernaan

Spirulina Pacifica memiliki protein Efficiency Ratio yang sangat tinggi, sehinga lebih cepat diserap tubh. Dinding selnya terbuat dari protein, polysacarida dan enzyme serta tidak memiliki selulosa sehingga lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.

Tanya Jawab Seputar Spirulina Pacifica

 SPIRULINA

Apakah Keistimewaan Spirulina ?

Sekarang ini banyak penyakit yang disebabkan karena ketidak seimbangan nutrisi dan keasamam tubuh yang tinggi ( acidity) spirulina pacifica merupakan makanan kesehatan alami yang bersifat basa (alkaline food) kaya akan zat gizi esensial yang diperlukan oleh tubuh untuk menjaga pH darah (tubuh) yang cenderung basa dan juga sangat berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh

Sangat banyak spirulina dipasaran, Apa yang membuat Spirulina pacifica menjadi yang terbaik ?

Terdapat budidaya yang ideal

Zona, Hawaii merupakan tempat terisolasi, jauh dari lokasi industri, Sinae matahari bersinar lebih panjang di Hawaii sehingga proses produksi bisa berlangsung selama 12 bulan per tahun.

Produsen lainnya memerlukan tenggang (break) 3-4 bulan setiap tahunnya, dikarenakan cuaca yang tidak mendukung untuk budidaya spirulina

Superior ( Jenis Superior )

Spirulina Pacifica merupakan hasil pengembangan dari strain Platensis yang sudah dilakukan sejak tahun 1984 di Hawaaii. Selama bertahun tahun riset mengenai spirulina khususnya spirulina pacifica mulai dikembangkan. Universitas Hawaii sudah melakukan analisa biologi molekular yang sudah berhasil mengidentifikasi enzyme yang tidak ada plantenis yang lainnya. spirulina mengandung protein, asam lemak esensial, mixed caratonoid, asam amino esensial dan juga Calcium spirulina sebagai antiviral / anti virus

Air laut dalam

Sumber air laut dipompa dari kedalaman 2000 kaki yang bebas polusi dan kaya akan mineral

Bebas Pestisida, Herbisida, Iradiasi

Spirulina Pacifica sudah dinyatakan bebas pestisida dan iridiasi, herbisida ” iridiasi ” merupakan teknik pengawetan pangan yang menggunakan gamma, X atau UV.

Tujuannya adalah untuk membunuh parasit, bakteri patogen dan meningkatkan masa simpan. selama prosese ini pangan akan menyerap radiasi, sebenarnya pada masa ini proses iridiasi tidak cukup besar untuk menyebabkan pangan menjadi radioaktif walaupun demikian sampai dengan saat ini teknik iridiasi pangan masih kontroversi baik di dalam negri maupun luar negri

  1. Proses produksi Ocean Chill Drying yang sudah dipatenkan Ocean Chill Drying merupakan proses produksi dengan hak paten US Paten#5,276,977. Metode ini bertujuan untuk meminimalkan kerusakan zat gizi seperti vitamin, mineral dan enzyme selama proses produksi, sehingga prosuksi terjaga kualitas dan terutama zat gizinya dan juga bisa diterima oleh konsumen dalam keadaan baik.
  2. GRAS status ( lebih tinggi sertifikasinya dibandingkan dengan organik ) GRAS -Generally Recognize As Safe merupakan pernyataan yang dikeluarkan oleh FDA-USA ( Food and Drug Association ) yang menyatakan spirulina pacifica yang berasal dari chyanotech sebagai perusahaan microalga  terbesar, aman dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama sebagai suplemen, makanan ataupun minuman.

Apa perbedaan Spirulina & Chlorella & Cryptomonadales ?

  1. Spirulina adalah ganggang renik ( mikroalga) berbentuk spiral berwarna hijau kebiruan. Dinding sel lunak, mudah dicerna tanpa perlu proses produksi lebih lanjut. Spirulina termasuk kedalam Thallophyta  yaitu tumbuhan yang tidak memiliki daun, akar dan batang yang sejati. spirulina memiliki  zat warna Cyanophysin, sehingga dikenal juga dengan nama Cyanobakterium, ini diciran oleh adanya zat warna biru dalam spirulina. kandungan pigmen atau zat warna yang ada pada spirulina pacifica adalag Klorofil ( hijau ) karotenoid ( jingga ) betakarotein ( jingga kemerahan ) Phycocianin (biru) secara garis besar kandungan nutrisi pada spirulina berupa protein 60-70%, karbohidrat 15-25%, lemak 6-8%, mineral da vitamin 7-13%, serat 8-10%. Spirulina mengandung Calcium spirulan yang diketahui bekerja sebagai antiviral / anti virus
  2. Chlorella merupakan ganggang hijau (green lagae) bersel satu dan termasuk pada phylum. chlorophyta. Chlorella  hanya mengandung pigmen klorofil (hijau). secara umum kandungan nutrisi chorella protein 45%, lemak20%, karbohidrat 20%, serat 5%, mineral dan vitamin 10%, Dinding sel keras, memerlukan proses produksi memecah dinding sel supaya mudah dicerna
  3. Cryptomonadales merupakan alga bersel satu, klasifikasi alga jenis ini termasuk kedalam chlorella. hanya memiliki pigmen warna hijau saja

Bagaimana kita mengetahui bahwa Spirulina pacifica efektif bagi tubuh kita ?

Sudah lebih dari 30 tahun spirulina pacifica memberikan manfaat kepada banyak  orang di seluruh dunia untuk membersihkan dan memberikan gizi bagi tubuh. beberapa pernyatan yang diberikan media internasional mengenai Spirulina :

  1. 1974 : Makanan ideeal untuk masa depan oleh FAO-PBB
  2. 1983 : Makanan alami terbaik Ekspo makanan sedunia di Jerman Barat
  3. 1994 : Rusia mengumumkan bahwa spirulina sebagai antiradioaktif
  4. 2006 : Khasiat Spirulina untuk Anemia, Utusan Malaysia Online, 17/5/06

Dengan mengkonsumsi Spirulina pacifica apakah Ada efek samping ?

Mengkonsumsi spirulina pacifica tidak menimbulkan efek samping yang merugikan, Namun pada beberapa orang sensitif, akan muncul suatu reaksi detoksifikasi / respon positif dalam waktu 5-14 hari. Reaksi ini bisa berupa frekuensi buang air besar bertambah, gatal, pusing, mual, mengantuk, lesu dan badan menjadi agak hangat ( suhu tubuh tetap namun badan terasa hangat) Keluhan ini hanya sementara saja, teruskan konsumsi spirulina sesuai dengan takaran yang sudah disarankan. Gejala ini berupa “Healing crisis ” tubuh melakukan proses untuk :

  1. Mengeluarkan toksin
  2. Memperbaiki Fungsi organ tubuh
  3. Metabolisme tubuh membakar lemak menjadi energi
  4. Setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda, maka gejala inipun tidaklah sama pada semua orang. Mereka yang kondisi kesehatannya baik seringkali tidak merasakan gejala diatas.

Siapa saja yang bisa mengkonsumsi Spirulina pacifica ?

Spirulina merupakan “makanan” yang kaya akan zat gizi sehingga bisa dikonsumsi oleh semua golongan usia dari ana anak hingga lansia, termasuk wanita hamil dan menyusui. spirulina pacifica membantu melengkapi zat gizi esensial untuk ibu dan janin, GLA didalamnya akan menunjang produksi ASI yang berkualitas. spirulina pacifica dapat membantu bagi penderita keluhan Diabetes Melitus, Hipertensi, Anemia, Sembelit, Wasir, Hepatitis, Herpes, Thyroid, Tumor / kista dan dapat dikonsumsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Mengapa setelah mengkonsumsi Spirulina pacifica feses berwarna hijau ?

Spirulina pacifica membantu membuang kotoran didalam usus besar. seandainya pada suatu waktu feses berwarna kehijauan ini adalah disebabkan pigmen klorofil yang terdapat di dalam spirulina. Bagaimana pemberian takaran spirulina pacifica yang tepat bagi setiap orang ? Spirulina pacifica adalah “makanan” yang dapat dimakan oleh semua golongan usia dengan saran pemakaian / dosis sbb :

  1. Bayi 1 tahun  1×1 tablet / hari    Jika ada keluhan 3×1 tablet / hari
  2. Balita              2×1 tablet / hari Jika ada keluhan  3×2 tablet / hari
  3. Anak -anak  3×1 tablet / hari  Jika ada keluhan  3×2 tablet / perhari
  4. Remaja       2×5  tablet / hari  Jika ada keluhan  3×5 tablet / hari
  5. Dewasa  3×5 tablet / hari  Jika ada keluhan 3×10 tablet / hari
  6. Dosis ini adalah dosis yang disarankan, dapat ditambah apabila diperlukan

Note :

Bagi anak-anak yang belum bisa menelan / mengunyah spirulina pacifica, tablet di hancurkan sampai halus lalu dicampur dengan air putih  / jelly gamat

ANJURAN :

  1. Minum air yang cukup perhari kurang lebih 2 liter air untuk membantu tubuh membuang toksin, dan memudahkan buang air besar
  2. Olahraga secara teratur, membantu tubuh melancarkan peredaran darah
  3. Kendalikan pola makan, perbanyaklah konsumsi makanan segar dan alami hindari makanan instant, pemanis, pewarna dan perasa buatan
  4. Jika gejala yang dialami cukup berat, maka kurangi jumlah spirulina pacifica yang dimakan, minumlah dalam dosis rendah secara bertahap dinaikan kembali kedosis yang disarankan

Bagaimana jika mengkonsumsinya lebih dari 3 gr / hari, adakah efek sampingnya ?

Spirulina telah dikenal beratus ratus tahun yang lalu mulai dari suku Aztec kuno di Meksico, kemudian terus bekembang dan terus dikonsumsi secara sederhana oleh masyarakat diberbagai belahan Dunia. Awal tahun  1940-an jurnal ilmiah mengenai spirulina mulai bermunculan dan kini spirulina dikenal sebagai pangan alami bergizi tinggi di berbagai negara spirulina pacifica sudah mendaparkan status GRAS

Dosis yang disarankan untuk dikonsumsi

bagi dewasa adalah 3 gr = 15 tablet perhari. Dosis yang lebih tinggi disarankan apabila diperlukan tubuh, seperti dalam kondisi anemia atau kurang gizi. Di dalam buku “Spirulina Micro Food Macro Blessing” Harald W Tiestze mengatakan bahwa konsumsi spirulina sampai dengan 10 gr / hari bisa direkomendasikan untuk menjaga kesehatan, apabila diperlukan. Tidak ada efek samping yang merugikan dari konsumsi spirulina sesuai anjuran merupakan hal yang disarankan untuk mendukung kesehatan manusia.

Apakah kegunaan pigmen dalam spirulina ?

Pigmen merupakan zat warna alami yang ada pada tumbuhan. Pada Spirulina pacifica pigmen berfungsi sebagai detoksifikasi (pembersih racun) perlindungan tubuh terhadap radikal bebas, antioksidan, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan jumlah bakteri baik di usus, meningkatkan haemoglobin (Hb) dan juga sebagai antikanker

Apakah yang dimaksud dengan Antioksidan ?Antioksidan apa yang terdapat dalam spirulina ?

Antioksidan merupakan zat yang anti terhadap zat lain yang bekerja sebagai oksidan alias radikal bebas. Sifatnya tidak stabil, radikal dan merusak tubuh. Di dalam tubuh sebenarnya radikal bebas memang dihasilkan sebagai produk samping dari proses pembentukan energi, dalam kadar tertentu radikal bebas bersama sel darah putih (leukosit) akan menghancurkan kuman yang masuk kedalam tubuh. Namun yang perlu diperhatikan radikal bebas yang berlebih akan bersifat destruktif / merusak sel.  di dalam tubuh reaksi ini terjadi berantai sehingga munculah radikal bebas yang jumlahnya berlebihan. Akibatnya sel menjadi rusak atau bermutasi, peristiwa ini menjadi penyebab terjadinya penyakiit Degeneratif ( penyakit yang disebabkan karena menurunnya fungsi organ tubuh ) seperti kanker dan penuaan dini.

Contoh radikal bebas : Asam rokok, polusi, stress, kelelahan dan sinar UV.

Antioksidan sebagai sistem pertahanan bagi tubuh yang bekerja menangkal kerusakan sel akibat radikal bebas. Tubuh manusia secara alami memproduksi antioksidan (endogen) namun disaat manusia kini terpapar radikal bebas setiap hari maka antioksidan dari luar (eksogen) sangat diperlukan. Antioksidan dalam spirulina pacifica : Pigmen alami, Betakaroten, Vitamin E, Selenium, & SOD (superoksida dismutase )

Apakah Spirulina halal untuk dikonsumsi ?

Spirulina sudah mendapatkan sertifikat halal Malaysia dan halal IFANCA (The Islamic Food And Nutrition Council of America) Halal malaysia bisa dilihat di dalam kemasan.

Apakah sudah ada studi klinis mengenai Spirulina ?

Sudah lebih dari 200 studi klinis mengenai spirulina telah dipublikasikan. Uji klinis yang sangat beragam seperti peranan spirulina dalam mengatasi Virus Herpes, Diabetes Melitus, Toksisitas pada hati, kesehatan ginjal dan lain lain.

Apa perbedaan spirulina Cair dan spirulina tablet ?

Bahan pangan dam bentuk cair beresiko lebih besar untuk terkontaminasi dengan bahan perusak seperti jamur / parasit. Hal ini disebabkan kadar air yang tinggi merupakan media yang tepat untuk parasit / jamur berkembang biak. Oleh karena itu bahan pangan cair memerlukan penanganan yang lebih khusus seperti disimpan dalam suhu rendah, hindari kontak langsung dengan panas atau sinar matahri langsung & jauhkan dari bahan kimiawi lainnya. Massa simpannya pun relatif lebih cepat. Sedangkan bahan pangan dalam bentuk kering ( tablet ) kadar airnya sudah dikurangi seminimal mungkin dalam spirulina pcrulina pacifica kelembaban / kadar airnya 3-6%. sehingga kadar air yang rendah akan meminimalkan terjadinya kontaminasi, memperpanjang masa simpan namun tetap berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. Technology Ocean Chill Drying yang dilakukan pada saat proses pengeringan mengubah spirulina cair menjadi powder / bubuk, dengan zat gizi  yang tetap berkualitas.

Apakah bisa mengkonsumsi spirulina pacifica untk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh virus ?

Penyakit Infeksi merupakan penyakit yang disebabkan masuknya mikro organisme ke dalam tubuh manusia dan kemudianmenimbulkan penyakit. Contoh penyakit yang ditimbulkan oleh virus antara lain : Influenza, Hepatitis, HIV, dan Herpes, sampai saat ini baru beberapa jenis virus saja yang bisa diatasi dengan obat obatan , namun sangat penting untuk kita untuk meningkatkan daya tahan tubuh ( imunitas ) karena imunitas yang tinggi / kuat maka sulit bagi virus untuk menerobos benteng pertahanan  tubuh, namun lain halnya daya tahan tubuh lemah maka virus mudah masuk dan menginveksi seseorang sehingga jatuh sakit.Spirulina pacifica merupakan makanan kesehatan yng mengandung Calcium Spirulan  sebagai anti virus dan juga mengandung Antioksidan  yang dapat memperkuat daya tahan tubuh, dengan sistem imunitas yang lebih baik / tinggi maka tubuh dapat membentuk pertahanan yang lebih kuat dalam melawan virus masuk

Testimoni Apa saja yang Sudah ada dari Spirulina Pacifica ?

Tstimoni spirulina pacifica sangat beragam, konsumendiberbagai daerah di Indonesia mengatakan bahwa spirulina pacifica memberikan kondisi kesehatan yang lebih baik. Spirulina membantu mengtasi keluhan : Diabetes melitus, Jantung bocor, Hepatitis, Hypertiroid, Anemia, Sembelit, Kista, Stroke, Wasir, Migrain, dan membantu melengkapi kecukupan gizi dan meningkatkan daya tahan tubuh. untuk informasi selengkapnya silahkan beli Majlah Kesehatan TRUBUS.

Apakah Spirulina Pacifica sudah ter regestrasi du badan POM Indonesia : ?

Spirulina pacifica sudah memiliki nomer registrasi POM Indonesia yaitu sebagai berikut :

Spirulina Pacifica 100 tablet : TI.0754.525.221 (BOX)

Spirulina Pacifica 200, 400, 800 dan 1500 tablet : TI.0754.525381. (botol)

Tanya Jawab diatas merupakan kutipan dari ” Buku Pintar Gamat & Spirulina “untuk mendapatkan buku tersebut silahkan menghubungi . 081395240292 / WA.  081395240292